Pencarian

1,3 Ton Ketamin Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Perairan Kepri, BNN Temukan Modus Baru Disuntik ke Liquid Vape

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:09:01 WIB
1,3 Ton Ketamin Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Perairan Kepri, BNN Temukan Modus Baru Disuntik ke Liquid Vape
Petugas menunjukkan barang bukti ketamin seberat hampir 1,3 ton yang disita di perairan Kepulauan Riau.

BATAM — Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu yang terbesar dalam pemberantasan penyelundupan psikotropika melalui jalur laut. Kepala BNN Komjenpol Suyudi Ario Seto menyebut penyitaan sebanyak itu diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 6,49 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Penyitaan barang bukti ketamin seberat hampir 1,3 ton ini bukanlah sekadar catatan statistik kuantitatif semata," jelas Suyudi saat konferensi pers di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV, Batam, dikutip Minggu (9/8/2026).

Modus Baru: Ketamin Cair Disusupkan ke Rokok Elektrik

Yang membuat aparat khawatir, modus penyalahgunaan ketamin kian berkembang. Selain dihirup dalam bentuk serbuk atau dicampur ke minuman yang dikenal sebagai happy water, kini ketamin dimodifikasi menjadi cairan dan disusupkan ke dalam liquid vape.

"Modus yang lebih mengkhawatirkan saat ini adalah modifikasi ketamin yang disintesis menjadi cairan dan disusupkan ke dalam liquid vape atau rokok elektrik sehingga sangat sulit untuk dideteksi," imbuh Suyudi.

Peredaran zat yang secara medis digunakan sebagai obat bius ini dinilai semakin masif dalam satu dekade terakhir karena nilai jualnya yang tinggi di pasar gelap.

Ketamin Belum Masuk Golongan Narkotika, BNN Usulkan

Follow www.kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: memoindonesia.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks