Pencarian

Basarnas Tanjungpinang Siagakan Armada Laut di 4 Wilayah Kepri Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pos Karimun Siap 24 Jam

Minggu, 09 Agustus 2026 • 23:37:01 WIB
Basarnas Tanjungpinang Siagakan Armada Laut di 4 Wilayah Kepri Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pos Karimun Siap 24 Jam
Kapal SAR Basarnas disiagakan di Pos Tanjung Balai Karimun selama 24 jam untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di perairan Kepri.

TANJUNGPINANG — Aktivitas pelayaran di perairan Kepulauan Riau tengah menghadapi tantangan cuaca yang dinamis. Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Basarnas Tanjungpinang menyiagakan minimal satu armada laut di setiap pos yang tersebar di empat kabupaten/kota.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazli, menyebut karakteristik Kepri yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan membuat kesiapsiagaan menjadi krusial. Tingginya mobilitas warga lewat laut harus diimbangi sistem pencarian dan pertolongan yang bergerak cepat.

“Kita juga terus meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan kita, mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin terjadi. Kita berharap seluruh stakeholder dan operator pelayaran khususnya untuk dapat meningkatkan kewaspadaan berkaitan dengan keselamatan,” ujar Fazli.

Empat Titik Fokus: Karimun, Batam, Tanjungpinang, dan Lingga

Penempatan armada laut diprioritaskan di sejumlah daerah yang menjadi jalur padat pelayaran. Pos Basarnas di Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjungpinang, dan Lingga masing-masing telah dilengkapi satu kapal SAR yang siap dikerahkan sewaktu-waktu.

“Masing-masing lokasi itu sudah kita siapkan minimal satu armada laut yang siap untuk merespons apa pun kondisi kejadian yang ada di sana,” kata Fazli.

Dengan pola sebaran ini, proses menuju lokasi kejadian diharapkan tidak memakan waktu terlalu lama. Kapal tidak perlu lagi bergerak dari satu titik pusat yang jaraknya jauh dari lokasi musibah.

Dukungan Udara untuk Jangkauan Lebih Luas

Kesiapan dari jalur laut diperkuat pula lewat jalur udara. Basarnas Tanjungpinang menyiagakan dua unit helikopter Bolco di Lanud TNI AL Tanjungpinang.

Dukungan udara ini dibutuhkan untuk operasi yang memerlukan jangkauan lebih luas, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kapal. Helikopter juga mempercepat evakuasi korban dari lokasi terpencil ke fasilitas kesehatan.

Imbauan untuk Operator Pelayaran dan Nelayan

Penguatan siaga ini berkaitan dengan potensi perubahan cuaca yang meningkatkan risiko di laut, termasuk dampak fenomena El Nino. Basarnas mengingatkan operator kapal dan masyarakat pesisir agar tidak mengabaikan faktor keselamatan.

Pemeriksaan kondisi kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta pemantauan perkembangan cuaca menjadi langkah wajib sebelum memulai perjalanan. Fazli menegaskan seluruh unsur Basarnas berada dalam pola kesiagaan penuh selama 24 jam.

“Sehingga apa yang terjadi kita sudah langsung siap untuk melakukan pencarian dan penyelamatan,” tegasnya.

Call Center 115 Siaga Darurat

Masyarakat yang menghadapi kondisi darurat di perairan diminta segera menghubungi call center 115 atau melapor ke pos Basarnas terdekat. Dengan pola kesiagaan yang diperkuat di sejumlah titik, risiko terhadap keselamatan jiwa diharapkan bisa diminimalkan.

Follow www.kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: batampos.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks