KEPULAUAN RIAU — Angka penjualan awal yang memecahkan rekor tersebut diumumkan Samsung melalui laman resmi Samsung Newsroom, mencakup periode 28 Juli hingga 3 Agustus. Jumlah 1,44 juta unit tersebut hanya menghitung pasar domestik Korea Selatan, belum termasuk pasar global. Sebelumnya, rekor penjualan awal tertinggi dipegang oleh Galaxy Note 10 pada 2019.
Mengapa Angka Ini Penting dan Apa Dampaknya ke Konsumen?
Kesuksesan ini bukan tanpa konsekuensi. Tingginya permintaan membuat rantai pasok kewalahan. Samsung mengonfirmasi bahwa meskipun unit untuk pembeli awal akan dikirim pekan ini sesuai jadwal rilis 7 Agustus, pesanan baru yang masuk kini mengalami penundaan pengiriman.
Untuk varian tertentu, pembeli harus menunggu hingga akhir Agustus atau September. Bahkan, sebagian varian lain baru akan dikirim pada Oktober 2026. Ini menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang baru akan memesan.
Benefit Pre-order yang Segera Berakhir
Bagi yang masih ragu, keputusan harus segera diambil. Seluruh penawaran pre-order dari Samsung dan retailer pihak ketiga berakhir hari ini, 7 Agustus. Setelah tenggat ini, berbagai insentif seperti peningkatan nilai tukar tambah (trade-in) hingga US$ 1.200 dan kredit belanja Samsung.com tidak lagi berlaku.
Penawaran dari mitra ritel lain seperti Amazon dan Best Buy yang memberikan bonus tukar tambah serta gift card juga akan berakhir pada waktu yang sama. Samsung juga memperkenalkan program "New Galaxy AI Subscription Club" di Korea Selatan, yang menawarkan akses ke Samsung Care+ dan menjaga nilai jual kembali perangkat untuk generasi berikutnya.
Varian dan Keunggulan Utama Seri Galaxy Z Fold 8
- Galaxy Z Fold 8: Varian utama dengan desain baru yang diklaim Samsung hadir karena "satu ukuran tidak cocok untuk semua", menargetkan pengguna yang menginginkan produktivitas layar besar dalam genggaman.
- Galaxy Z Fold 8 Ultra: Varian tertinggi dengan spesifikasi lebih besar, ditujukan untuk pengguna power user yang membutuhkan layar dan baterai lebih besar.
- Galaxy Z Flip 8: Varian clamshell yang lebih ringkas, menyasar pengguna yang mengutamakan portabilitas dan gaya.
Performa ketiga perangkat ini didukung oleh chipset terkini dan integrasi fitur Galaxy AI yang menjadi pembeda utama dari generasi sebelumnya. Bentuk baru pada Fold 8 disebut-sebut lebih ergonomis, meski memerlukan adaptasi bagi pengguna lama.
Posisi Pasar dan Target Pengguna
Keberhasilan ini menegaskan dominasi Samsung di segmen ponsel lipat, sekaligus menjawab keraguan pasar tentang daya tarik perangkat dengan harga tinggi. Dengan catatan penjualan yang solid, Samsung kini menghadapi tantangan untuk memenuhi permintaan yang melonjak.
Seri Galaxy Z Fold 8 paling cocok untuk profesional muda yang menginginkan perangkat 2-in-1, atau pengguna yang sudah menggunakan ekosistem Samsung dan ingin merasakan teknologi layar lipat terbaru. Namun, calon pembeli harus siap dengan waktu tunggu yang lebih lama jika tidak memesan hari ini.