BATAM — Cabang olahraga jujitsu di Kepulauan Riau tak lagi sekadar olahraga bela diri bagi kalangan atlet. Ketua KONI Kepri Usep RS mengungkapkan, olahraga ini kini telah menyebar luas dan dipakai sebagai materi pelatihan di sejumlah instansi, mulai dari TNI, Polri, hingga petugas keamanan.
"Sekarang jujitsu sudah menyebar di berbagai instansi. Memang dibanding karate atau pencak silat olahraga ini masih tergolong baru, tetapi perkembangannya cukup pesat, terutama di Batam," kata Usep saat dikonfirmasi di Batam, Senin.
Lima Daerah Siap Bertanding di Porprov 2026
Perkembangan tersebut terlihat dari tingginya partisipasi atlet dalam kejuaraan yang digelar Pengprov Jujitsu sebagai ajang pemanasan menuju Porprov. Kejuaraan ini diikuti atlet dari lima kabupaten/kota, yakni Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Lingga.
Usep menegaskan dukungan penuh KONI Provinsi terhadap kegiatan ini. Ia menilai ajang tersebut menjadi tolok ukur kemampuan atlet sebelum memasuki kompetisi resmi.
"KONI Provinsi sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Pengprov Jujitsu. Ini menjadi ajang persiapan menuju Porprov yang tinggal sekitar tiga bulan lagi," ujarnya.
Modal Berharga Menuju Pra PON 2027
Hasil Porprov nanti tidak hanya menentukan juara antar daerah, tetapi juga menjadi dasar seleksi atlet untuk menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2027. KONI Kepri berharap jujitsu terus berkontribusi bagi kontingen daerah.
"Dari ajang ini nanti akan terlihat kemampuan atlet-atlet yang dipersiapkan menuju Pra PON. Harapannya jujitsu terus berprestasi dan kembali menyumbangkan medali bagi Kepri," kata Usep.
Rekam jejak jujitsu Kepri di kancah nasional cukup menjanjikan. Pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, cabang ini berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Bahkan, dua atlet Kepri telah menembus level internasional dengan mengikuti kejuaraan di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.
Kepri Siapkan 32 Cabor untuk PON 2028
Seiring persiapan Porprov, KONI Kepri juga mulai menyusun langkah untuk PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Saat ini, proses pendaftaran nomor pertandingan atau entry by number tengah berjalan untuk seluruh cabang olahraga.
Kepri akan mengikuti 32 cabang olahraga pada PON mendatang. Targetnya, prestasi kontingen meningkat dibandingkan PON sebelumnya ketika Kepri menempati peringkat ke-23 nasional.
"Kami berharap prestasi Kepri terus meningkat pada PON mendatang. Khusus jujitsu, mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali emas untuk Kepri," harap Usep.