KEPULAUAN RIAU — Membeli tablet di kelas harga Rp 4-5 jutaan pada Agustus 2026 memang menuntut ketelitian. Kamu tidak bisa mendapatkan semuanya: layar OLED, chipset flagship, dan ekosistem aksesoris lengkap biasanya harus memilih salah satu. Dua kandidat terkuat saat ini, Huawei MatePad 12X 2026 dan Xiaomi Pad 8 Pro, sama-sama menjanjikan pengalaman "pengganti laptop", tetapi dengan strategi yang bertolak belakang.
Kami menguji keduanya untuk skenario kerja harian, presentasi, dan gaming berat. Berikut temuan utamanya.
Keunggulan utama MatePad 12X 2026 bukan terletak pada chipsetnya, melainkan pada layar 12 inci 2K dengan refresh rate 144Hz dan panel PaperMatte Ultra Clear. Teknologi ini secara signifikan mengurangi pantulan cahaya, membuat mata jauh lebih nyaman saat digunakan berjam-jam untuk membaca dokumen atau menulis catatan. Ini adalah nilai jual yang tidak dimiliki tablet lain di kelasnya.
Untuk produktivitas, dukungan WPS bergaya PC dan aksesoris Smart Magnetic Keyboard serta M Pencil Pro membuatnya sangat fungsional. Dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1, multitasking antar aplikasi terasa mulus. Baterai 10.100 mAh dengan pengisian cepat 66W juga menjadi nilai tambah besar.
Catatan penting: chipset Kirin T92B cukup untuk pekerjaan kantoran dan game kelas menengah, tapi jangan berharap bisa memainkan game berat di setting tertinggi. Ini tablet produktivitas yang kebetulan bisa gaming, bukan sebaliknya.
Di sisi lain, Xiaomi Pad 8 Pro hadir dengan Snapdragon 8 Elite. Ini adalah chipset flagship yang biasanya ada di smartphone premium, jadi urusan performa mentah tidak perlu diragukan. Aplikasi editing video, game berat seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile, semuanya bisa dijalankan dengan lancar.
Layar 3,2K dengan refresh rate 144Hz memang masih menggunakan panel LCD IPS, bukan OLED. Namun, untuk penggunaan gaming dan konsumsi media, kualitasnya tetap tajam dan responsif. Fitur perlindungan mata juga menjadi nilai tambah untuk penggunaan jangka panjang.
Komprominya jelas: untuk urusan produktivitas, pengalaman multitasking-nya tidak seintuitif MatePad 12X. Aksesoris keyboard dan stylus-nya juga perlu dibeli terpisah, dan belum tentu sebaik ekosistem Huawei.
Kedua tablet ini menyasar pengguna yang berbeda. Berikut rinciannya:
Pertama, pastikan kebutuhanmu benar-benar membutuhkan tablet. Jika sudah punya laptop yang berfungsi baik, tablet ini hanya akan menjadi perangkat sekunder, bukan pengganti. Kedua, perhatikan ekosistem aplikasi. Huawei masih memiliki keterbatasan akses ke layanan Google, meskipun solusi alternatifnya sudah semakin baik. Terakhir, harga aksesoris keyboard dan stylus bisa menambah budget hingga 1-2 juta rupiah, jadi hitung total biaya kepemilikan sebelum memutuskan.
Pada akhirnya, tidak ada pemenang mutlak di kelas ini. Huawei MatePad 12X 2026 adalah pilihan terbaik untuk produktivitas dan kenyamanan visual, sementara Xiaomi Pad 8 Pro adalah pilihan terbaik untuk performa mentah dan gaming. Tentukan prioritasmu, dan pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan harianmu.