Damkar Natuna Padamkan Kebakaran Lahan 17 Hektare di Dua Lokasi, 15 Hektare di Sedarat Baru

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 22:19:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran menjinakkan api di lahan seluas 17 hektare yang terbakar di dua lokasi berbeda di Natuna pada Ahad (9/8).

NATUNA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna mengerahkan personel Regu Alpha untuk menjinakkan api di dua lokasi berbeda pada Ahad (9/8). Kebakaran di Sedarat Baru dilaporkan warga pukul 14.48 WIB, dan butuh waktu hampir tiga jam bagi petugas untuk mengendalikan api hingga pukul 17.16 WIB.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Natuna, Syawal, mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. "Kebakaran semalam luas, untuk penyebab kebakaran belum diketahui," katanya saat dikonfirmasi dari Natuna, Senin.

Kronologi Pemadaman di Dua Titik

Penanganan kebakaran di Sedarat Baru melibatkan unsur pemerintah desa, masyarakat, dan personel pemadam dari Polri. Satu unit armada pemadam berangkat dari markas pukul 14.57 WIB dan tiba di lokasi untuk memulai proses pemadaman pada pukul 15.46 WIB.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Puak dilaporkan lebih awal, yakni pukul 10.45 WIB. Satu unit armada tiba di lokasi dan memulai pemadaman pukul 10.58 WIB. Proses pemadaman di titik ini rampung pada pukul 11.26 WIB.

Setelah memastikan kondisi di lokasi aman, armada dari Sedarat Baru kembali ke markas pukul 18.12 WIB dan tiba pada pukul 19.27 WIB.

Dampak Lingkungan dan Imbauan Warga

Syawal menjelaskan luasnya lahan yang terbakar berdampak buruk pada lingkungan. Asap dan abu bertebaran di udara, sementara vegetasi di area terdampak mengalami kerusakan parah.

"Tidak ada korban jiwa pada kedua peristiwa ini. Namun, kerusakan vegetasi luas," ujarnya.

Disdamkarmat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering. Warga yang menemukan titik api diminta segera melaporkan kepada petugas.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top