BATAM — Tujuh wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masuk dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam dua hari ke depan. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengidentifikasi fenomena belokan angin dan tingginya kelembapan atmosfer sebagai pemicu utama kondisi ini.
Masyarakat di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas diminta waspada. Akumulasi curah hujan harian diprakirakan mencapai 20–50 milimeter per hari.
BMKG menyebutkan hujan ringan diprakirakan turun pada pagi dan siang hari di sebagian besar wilayah, kecuali Karimun, Lingga, dan Anambas yang hanya diguyur pada pagi hari. Potensi hujan disertai petir dan angin kencang berlangsung sesaat.
Untuk Kota Batam, suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius dengan angin bertiup dari selatan berkecepatan 2–19 kilometer per jam. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Tanjungpinang dan Bintan dengan kecepatan angin maksimal 20 kilometer per jam.
Dua wilayah di perbatasan, Natuna dan Kepulauan Anambas, diprakirakan mengalami angin dengan kecepatan lebih tinggi. BMKG mencatat angin di Natuna bertiup dari selatan dengan kecepatan 4–12 kilometer per jam, sementara di Anambas mencapai 11–21 kilometer per jam.
Di Natuna, hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi dan siang hari, lalu berubah menjadi berawan pada malam hari. Suhu udara di kedua wilayah tetap berada di kisaran 25–30 derajat Celsius.
Kabupaten Lingga menjadi satu-satunya wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan pada dini hari setelah pagi hari. Siang dan malam hari diprakirakan berawan dengan suhu 25–30 derajat Celsius. Angin bertiup dari selatan berkecepatan 9–15 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang dan genangan air akibat hujan yang disertai angin kencang. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.