Pencarian

Artotel Group Restorasi Hutan Hujan Kalimantan Barat, Libatkan Warga Desa Rumbih

Rabu, 07 Oktober 2026 • 10:04:31 WIB
Artotel Group Restorasi Hutan Hujan Kalimantan Barat, Libatkan Warga Desa Rumbih
Pekerja menanam bibit pohon dalam program restorasi hutan hujan seluas satu hektar di Desa Rumbih, Kalimantan Barat.

KEPULAUAN RIAU — Artotel Group memperluas program keberlanjutan ke restorasi hutan hujan seluas satu hektar di Desa Rumbih, Kalimantan Barat, bersama Bumiterra yang bersertifikasi B Corp. Program ini mencakup penanaman pohon, perawatan tanaman, hingga pemulihan keanekaragaman hayati ekosistem setempat. Langkah tersebut menandai pergeseran peran hotel dari sekadar penyedia akomodasi menjadi bagian dari upaya menjaga destinasi wisata.

Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjimin, menyebut industri hospitality tidak bisa lagi berdiri sendiri tanpa memperhatikan lingkungan di sekitarnya. Menurutnya, kondisi alam yang rusak akan berdampak langsung pada daya tarik destinasi dan aktivitas pariwisata.

Perusahaan mulai memperkuat implementasi program ESG sejak 2022 melalui The Art of Goodness. Program itu diarahkan pada aksi nyata, target terukur, serta hasil yang dapat dipantau perkembangannya.

Kolaborasi dengan Bumiterra di Desa Rumbih

Artotel Group menjalankan restorasi bersama Bumiterra, perusahaan restorasi alam bersertifikasi B Corp di Indonesia. Kegiatan menyasar lahan seluas satu hektar di Desa Rumbih, Kalimantan Barat, dengan dukungan komunitas lokal.

Program di lokasi tersebut tidak berhenti pada penanaman pohon. Ada pula perawatan tanaman dan pemulihan keanekaragaman hayati pada ekosistem hutan hujan.

"Restorasi alam bukan hanya tentang menanam kembali pohon, tapi tentang menjaga dan memulihkan ekosistem agar dapat terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang," kata Erastus.

Empat Pilar Pengalaman Wisatawan

Perubahan gaya hidup wisatawan turut mendorong Artotel Group menyesuaikan layanan. Fasilitas kebugaran dan wellness menjadi salah satu aspek yang diperhatikan tamu saat memilih akomodasi.

Perusahaan mengembangkan pengalaman itu lewat empat pilar bisnis: Stay, Dine, Play, dan Shop. Konsep tersebut mencakup akomodasi, kuliner, hiburan, aktivitas, kreativitas, serta elemen lokal yang berkaitan dengan destinasi.

"Ketika gaya hidup yang lebih sehat menjadi bagian dari keseharian, mereka juga ingin mempertahankan kebiasaan tersebut saat bepergian, termasuk tetap aktif," ujar Erastus.

Investasi Jangka Panjang

Erastus menilai hubungan antara hotel dan destinasi mencakup wisatawan, masyarakat, pelaku usaha, serta lingkungan. Restorasi alam ditempatkan sebagai bagian dari pendekatan bisnis yang berkaitan dengan keberlangsungan destinasi.

"Bagi kami, investasi pada alam merupakan bagian dari investasi jangka panjang," ujarnya.

Pelibatan komunitas lokal di Desa Rumbih menempatkan masyarakat sekitar sebagai bagian dari proses pemulihan ekosistem. Aktivitas restorasi diharapkan berjalan seiring kegiatan ekonomi lokal.

Dampak bagi Sektor Pariwisata

Langkah Artotel Group memperluas cakupan keberlanjutan hingga lingkungan di luar area operasional hotel. Pendekatan ini mencakup kegiatan di area hotel sekaligus dukungan terhadap lingkungan yang memiliki keterkaitan dengan destinasi wisata.

"Investasi pada alam dapat menjaga keberlanjutan destinasi sekaligus membangun ketahanan bisnis hospitality," tutur Erastus.

Bagi wisatawan yang ingin mendukung praktik pariwisata berkelanjutan, informasi terkini soal program restorasi dan lokasi kegiatan dapat dikonfirmasi langsung ke pihak Artotel Group atau Bumiterra.

Follow www.kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks