Pencarian

Asnawi Mangkualam Peringatkan Herdman: Dua Gelandang di Tengah Bahaya Lawan Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 • 15:05:01 WIB
Asnawi Mangkualam Peringatkan Herdman: Dua Gelandang di Tengah Bahaya Lawan Thailand
Asnawi Mangkualam menilai dua gelandang sentral berisiko menghadapi dominasi lini tengah Thailand.

KEPULAUAN RIAU — Asnawi Mangkualam meminta John Herdman memperkuat lini tengah Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Pesepakbola yang membela Port FC itu menilai dua gelandang sentral tidak cukup untuk meredam dominasi Thailand di area tengah.

Peringatan itu disampaikan Asnawi lewat siaran langsung di media sosialnya, dikutip dari akun Instagram @tjah_kentize. Ia menyoroti kecenderungan Thailand yang hampir selalu membangun serangan lewat jalur tengah, bukan dari sisi lapangan.

Bagi Asnawi, lini tengah adalah kunci utama jika Timnas Indonesia ingin memutus aliran bola Gajah Perang. Ia bahkan menyebut penggunaan dua gelandang sentral sebagai risiko besar.

Ancaman Chanathip Songkrasin di Area Tengah

Asnawi menilai bola Thailand hampir pasti selalu mengalir ke Chanathip Songkrasin. Menurutnya, membiarkan area tengah lengang sama dengan memberi ruang bagi playmaker tersebut untuk mengatur permainan.

"Intinya kalau cuma pakai dua gelandang di tengah, itu bahaya. Percaya sama aku itu bahaya. Karena bolanya pasti selalu ke Chanathip (Songkrasin)," kata Asnawi Mangkualam.

Ia menambahkan Thailand jarang melebar ke sayap kecuali ketika Chanathip bergeser ke sisi lapangan. Pola itu membuat kontrol di sektor tengah jadi harga mati bagi skuad Garuda.

"Kita harus kontrol di tengah. Kita kunci permainan Thailand itu di tengah. Kalian nonton saja (permainan Thailand). Kalian kalau nonton Thailand main, mereka selalu mainnya ke tengah. Mereka jarang sekali main ke samping, kecuali Chanathip main di sayap," ujar Asnawi.

Empat dari Tujuh Gol Thailand Lahir dari Tengah

Saran Asnawi bukan tanpa dasar. Dari tujuh gol yang dicetak Thailand sepanjang turnamen, empat di antaranya tercipta melalui serangan dari area tengah.

Pengalaman Asnawi di Liga Thailand turut memperkuat analisisnya. Ia membela Port FC sejak 2024 dan mengenal sejumlah pemain Thailand karena delapan penggawa Port FC masuk skuad Gajah Perang di FIFA ASEAN Cup 2026.

Opsi Formasi buat John Herdman

Jika ingin mengikuti saran Asnawi, Herdman bisa mengubah pendekatan di lini tengah. Sebelumnya, pelatih asal Inggris itu memakai formasi 3-4-3 saat Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh, dengan Joey Pelupessy dan Ivar Jenner sebagai dua gelandang sentral.

Pola 4-2-3-1 menawarkan dukungan lebih besar. Dua gelandang dalam skema double pivot bisa ditopang satu gelandang serang dan dua winger, sehingga jumlah pemain di area tengah bertambah ketika Indonesia berusaha mengimbangi permainan Thailand.

Final di SUGBK menjadi ujian terakhir Timnas Indonesia di turnamen ini. Keseimbangan di lini tengah akan menentukan seberapa besar skuad Garuda mampu menekan sumber serangan utama Thailand.

Follow www.kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks