LINGGA — Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi memimpin langsung kegiatan sambang desa di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat. Dalam pertemuan bersama warga, ia menekankan bahwa membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar menjadi pemicu utama karhutla. Api dari pembakaran lahan, kata dia, mudah meluas ke kawasan perkebunan, hutan, hingga permukiman warga.
Kegiatan sambang tersebut dihadiri Ketua BPD Marok Tua Rismawati, Ketua RW 002 Desa Marok Tua Jaelani, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Selain menyampaikan sosialisasi karhutla, Kapolres mendengarkan informasi dan masukan warga soal kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di desa itu.
Ratusan Hektare Lahan Terbakar Sejak Agustus 2026
Edukasi bahaya karhutla dilakukan karena luas lahan yang terbakar di Lingga mencapai ratusan hektare sejak Agustus hingga September 2026. Skala kebakaran itu membuat Polda Kepri mengerahkan personel dari Direktorat Samapta untuk membantu penanganan di sejumlah wilayah Lingga.
Kapolres menyebut pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk warga, pemilik lahan, dan perangkat desa. Menurutnya, aparat tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga di lapangan.
"Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan, potensi kebakaran dapat kita cegah sejak dini," ucap Ahmad Andi Suryadi.
Warga Diminta Laporkan Titik Api ke Kepolisian atau Perangkat Desa
Dalam kesempatan itu, Kapolres meminta warga segera melaporkan titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran kepada kepolisian, pemerintah desa, maupun petugas terkait. Laporan cepat dinilai penting agar api bisa ditangani sebelum membesar dan meluas ke area lain.
Patroli dialogis juga menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Singkep Barat. Kapolres menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polres Lingga dan jajaran.
"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi perhatian warga serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lingga," kata dia.