BATAM — Pemerintah Kota Batam menempatkan komunikasi dua arah dengan perangkat lingkungan sebagai kunci menjaga keberlanjutan pembangunan. Dalam pertemuan bersama ratusan pengurus RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat Batu Aji, Amsakar menyebut capaian pembangunan selama ini merupakan hasil kerja kolektif, bukan keberhasilan segelintir pihak.
Menurut Amsakar, forum silaturahmi seperti itu penting agar warga mengetahui program yang sedang berjalan sekaligus menyampaikan persoalan yang belum terselesaikan di lingkungan masing-masing.
Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Bertahap
Amsakar memastikan pembangunan infrastruktur di Batam akan dilanjutkan secara bertahap. Pemerintah kota, katanya, berkomitmen menyelesaikan persoalan warga sesuai kebutuhan riil di lapangan.
"Infrastruktur kita tetap terus jalan. Ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kami untuk secara bertahap menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi warga," ujar Amsakar.
Pernyataan itu merespons apresiasi warga atas pembangunan drainase di kawasan Batu Aji. Perwakilan FKRT/RW, Eka Pramudia, menyampaikan terima kasih atas program infrastruktur yang dinilai langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali atas pembangunan drainase dan berbagai program yang sangat berpihak kepada masyarakat," ungkap Eka.
Penanganan Sampah di Batu Aji, Sagulung, dan Sekupang
Selain infrastruktur, pengelolaan sampah menjadi perhatian Pemerintah Kota Batam. Amsakar menyampaikan pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan pihak swasta untuk menangani sampah di tiga wilayah: Batu Aji, Sagulung, dan Sekupang.
Langkah itu disebut sebagai bagian dari pembenahan sistem pengelolaan sampah secara bertahap. Tujuannya agar persoalan yang selama ini dikeluhkan warga dapat ditangani lebih optimal, tidak hanya bergantung pada armada dan tenaga kebersihan pemerintah kota.
Insentif Simbolis untuk Penggerak Lingkungan
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batam menyerahkan insentif secara simbolis kepada perwakilan RT, RW, dan LPM. Penyerahan itu menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap para penggerak masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan.
Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan warga terhadap program pemerintah. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua, karena menjadi bagian penting dalam menyelesaikan seluruh program Amsakar-Li Claudia. Dukungan bapak dan ibu sangat berarti bagi kami," tuturnya.
Ia berharap forum silaturahmi semacam itu terus menjadi ruang menyatukan langkah antara pemerintah dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga Batam.