BMKG Hang Nadim Batam Peringatkan Sebaran Asap Karhutla di Seluruh Kepri, Hujan Diprakirakan Guyur 7 Kabupaten Kota

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:11:01 WIB
BMKG Hang Nadim Batam memperingatkan potensi sebaran asap karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperingatkan potensi sebaran asap kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kepulauan Riau. Peringatan itu dirilis bersamaan dengan prakiraan hujan ringan hingga sedang yang berpeluang mengguyur Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas. Warga diminta mewaspadai gangguan jarak pandang dan kesehatan saluran pernapasan akibat fenomena tersebut.

BATAM — Peringatan itu disampaikan BMKG dalam laporannya yang dikutip di Batam, Minggu. Lembaga tersebut menilai rendahnya kelembapan udara di atmosfer sekitar Kepulauan Riau kurang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

"Waspada potensi sebaran asap karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan," demikian peringatan BMKG.

Meski begitu, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah. Suhu udara di wilayah Kepri berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan angin dominan bertiup dari arah Selatan pada kecepatan 0 hingga 20 km/jam.

Jadwal Hujan di Tujuh Kabupaten Kota

Hujan ringan berpotensi mengguyur Kabupaten Karimun dan Kabupaten Lingga pada pagi hari. Memasuki siang, potensi serupa bergeser ke Kabupaten Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas.

Pada dini hari, hujan ringan berpeluang terjadi di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun. Secara umum, cuaca di Provinsi Kepulauan Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Mengapa Asap Karhutla Berisiko meski Hujan Turun

Sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan tetap menjadi ancaman tersendiri bagi warga Kepri. Partikel asap dapat menurunkan jarak pandang pengendara, terutama di jalur lintas kabupaten dan kawasan pelabuhan.

Dampak lain menyasar saluran pernapasan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruang.

Apa yang Perlu Dilakukan Warga

Warga diimbau memantau pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG sebelum bepergian. Pengguna jalan yang melintasi area berkabut asap disarankan menyalakan lampu kendaraan dan menjaga jarak aman.

Bagi yang hendak beraktivitas di luar ruang, masker menjadi pilihan sederhana untuk menekan paparan partikel asap. Penderita gangguan pernapasan sebaiknya menyiapkan obat-obatan pribadi.

BMKG menyatakan peringatan ini berlaku untuk seluruh wilayah Kepulauan Riau. Prakiraan cuaca kabupaten dan kota periode 11–12 Oktober 2026 dirilis sebagai acuan warga dalam mengatur aktivitas harian.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top