BMKG Deteksi 4.845 Titik Panas di Sumatera, Kepri dan Aceh Masing-Masing Satu Titik

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:50:02 WIB
BMKG mendeteksi 4.845 titik panas di Pulau Sumatera hingga Rabu malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan titik panas di Pulau Sumatera menjadi 4.845 titik, naik dari sebelumnya 3.157 titik. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi tertinggi mencapai 3.847 titik, sementara Kepulauan Riau dan Aceh masing-masing terpantau satu titik. Data tersebut diperbarui hingga pukul 23.00 WIB, Rabu (7/10) malam.

PEKANBARU — Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yasir P, menyatakan lonjakan titik panas tersebut terpantau berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.00 WIB, Rabu (7/10) malam. Sebelumnya, pada Rabu (6/10) sore, jumlah titik panas di Pulau Sumatera tercatat 3.157 titik.

Sumatera Selatan menyumbang angka tertinggi dengan 3.847 titik. Disusul Jambi 384 titik, Bangka Belitung 316 titik, dan Lampung 251 titik.

Sebaran Titik Panas di Wilayah Lain Sumatera

Wilayah Sumatera lainnya yang turut terpantau memiliki titik panas yakni Riau 19 titik, Bengkulu 19 titik, Sumatera Utara 5 titik, dan Sumatera Barat 2 titik.

Kepulauan Riau dan Aceh masing-masing terpantau satu titik panas.

Kuantan Singingi Jadi Wilayah Terbanyak di Riau

Untuk sebaran titik panas di Riau, BMKG mencatat empat wilayah dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 15 titik.

Riau secara keseluruhan terpantau 19 titik panas, yang berarti Kuantan Singingi mendominasi temuan di provinsi tersebut.

Imbauan BMKG: Waspadai Dampak ke Sistem Pernapasan

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak titik panas pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.

"Selain Sumatera Selatan, titik panas cukup tinggi juga terpantau di Jambi sebanyak 384 titik, Bangka Belitung (316), dan Lampung (251)," kata Yasir di Pekanbaru, Kamis.

Lonjakan titik panas dari 3.157 menjadi 4.845 titik dalam waktu sekitar satu hari menunjukkan intensitas yang perlu diantisipasi. Warga di wilayah dengan titik panas tinggi diminta membatasi aktivitas luar ruangan dan memantau informasi cuaca dari BMKG.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top