Konversi Motor Bensin ke Listrik Mulai Rp15 Juta, Tapi Ada Biaya Tersembunyi

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:34:32 WIB
Bengkel Dyvolt EV Shop menawarkan konversi motor bensin ke listrik mulai Rp15 juta.

KEPULAUAN RIAU — Dyvolt EV Shop mematok biaya konversi motor bensin ke listrik mulai Rp15 juta, sudah termasuk baterai, dinamo, dan pemasangan, tetapi belum termasuk motor donor maupun surat legalitas. Paket termurah hanya sanggup menempuh 40 kilometer, sementara pengurusan surat bisa memakan waktu hingga tiga bulan dan biaya akomodasi yang tidak sedikit.

Adi Siswanto, owner Dyvolt EV Shop, menjelaskan bahwa biaya konversi sangat bergantung pada spesifikasi dan jarak tempuh yang diinginkan konsumen. Angka Rp15 juta yang dia sebut sebagai harga pembuka sudah mencakup baterai, dinamo, dan pemasangan, tetapi motor bensinnya harus dibawa sendiri oleh pemilik.

Paket Rp15 Juta: Kecepatan Oke, Jarak Tempuh Terbatas

Paket termurah di Dyvolt EV Shop menawarkan kecepatan hingga 100 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer. Untuk penggunaan harian dalam kota, angka itu mungkin cukup, tapi langsung terasa kurang untuk mobilitas yang lebih jauh.

Adi menyebut pihaknya menyediakan paket lain dengan jarak tempuh 60-80 kilometer dan kecepatan yang lebih variatif, mulai 70 hingga 120 km/jam. Semua kembali ke kebutuhan konsumen.

Motor Offroad dan Trail: Biaya Naik Signifikan

Untuk motor hobi seperti offroad terabasan atau trail, biaya konversi melonjak ke Rp25 juta hingga Rp35 juta. Paket ini menawarkan jarak tempuh 80-100 kilometer dengan kecepatan puncak 100 km/jam.

  • Paket Rp15 juta: kecepatan 100 km/jam, jarak 40 km
  • Paket jarak menengah: 60-80 km, kecepatan 70-120 km/jam
  • Paket performa tinggi (offroad/trail): Rp25-35 juta, jarak 80-100 km, kecepatan 100 km/jam

Surat Legalitas Murah, Tapi Akomodasi Bikin Bengkak

Biaya pengurusan surat legalitas motor konversi sebenarnya hanya berkisar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. Namun total pengeluaran bisa jauh lebih besar karena akomodasi.

Motor yang baru dimodifikasi belum bisa dites jalan, sehingga butuh towing untuk proses pengurusan surat. Prosesnya sendiri bisa memakan waktu hingga tiga bulan.

"Sebetulnya pengurusan surat itu murah, cuma yang ribet akomodasi kesana-sininya. Untuk mengurus surat-surat hanya butuh 600-700 ribu," ujar Adi kepada Uzone.id.

Proses Konversi Cepat, Legalitas yang Lama

Pemasangan komponen listrik di bengkel Dyvolt EV Shop hanya membutuhkan waktu 1-2 minggu. Justru pengurusan legalitas yang lebih lama dari modifikasinya, bisa mencapai tiga bulan.

Konsumen yang berminat perlu menyiapkan anggaran lebih dari sekadar biaya konversi. Motor donor, biaya akomodasi, dan waktu tunggu menjadi faktor yang harus dihitung matang sebelum memutuskan beralih ke motor listrik konversi.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: uzone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top