Investasi Batam Tembus Rp 40 Triliun pada Semester I 2026, Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:48:02 WIB
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan realisasi investasi Kota Batam mencapai sekitar Rp 40 triliun pada Semester I 2026.

Realisasi investasi di Kota Batam, Kepulauan Riau, mencapai sekitar Rp 40 triliun pada Semester I 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam periode yang sama tercatat 7,28 persen, naik dari 6,76 persen sepanjang 2025. Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut capaian itu menegaskan posisi Batam sebagai kawasan investasi yang diperhitungkan di tingkat internasional.

BATAM — Angka investasi Rp 40 triliun itu disampaikan Amsakar Achmad dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Minggu. Selain menjabat Wali Kota Batam, Amsakar juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas yang menguat mempertegas posisi Batam di tingkat nasional maupun internasional.

Pertumbuhan ekonomi Batam pada Semester I 2026 tercatat 7,28 persen. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sepanjang 2025 yang berada di level 6,76 persen.

"Angka-angka makro ekonomi kita hari ini menunjukkan geliat yang membanggakan. Pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 7,28 persen dan investasi terus bergerak. Ini menunjukkan bahwa Batam memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat," kata Amsakar.

Nvidia Bangun Kampus AI Berkapasitas 360 Megawatt di Batam

Perhatian dunia usaha terhadap Batam juga terlihat dari masuknya investasi di sektor teknologi dan infrastruktur digital. Amsakar mencontohkan rencana pembangunan kampus Nvidia DSX AI Factory di Batam.

Proyek itu dikembangkan Firmus Technologies, perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan asal Australia, melalui kemitraan strategis dengan Nvidia dan DayOne. Fasilitas tersebut direncanakan berkapasitas 360 megawatt dengan target operasional pada kuartal I 2027.

"Batam sekarang sudah tidak lagi hanya diperbincangkan di level nasional, tetapi sudah menjadi perhatian dunia internasional. Kita bisa melihat bagaimana investasi di bidang AI dan pusat data mulai masuk ke Batam. Ini menunjukkan bahwa Batam memiliki posisi yang semakin strategis," ujar dia.

Batam Masuk 10 Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Penguatan konektivitas turut menyertai lonjakan investasi. Berdasarkan catatan UN Trade and Development (UNCTAD), Batam masuk dalam 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia pada kuartal II 2026.

Batam tercatat berada di peringkat keenam dalam daftar tersebut. Menurut Amsakar, capaian itu menunjukkan posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional semakin diperkuat oleh perkembangan infrastruktur dan konektivitas.

"Semua ini menunjukkan bahwa Batam sedang bergerak. Investasi tumbuh, ekonomi tumbuh, konektivitas semakin kuat, dan perhatian dunia terhadap Batam semakin besar," ujarnya.

Manfaat Investasi Diminta Tak Berhenti di Angka

Amsakar menegaskan berbagai capaian tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai angka. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi dan investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Manfaat itu antara lain berupa pembukaan lapangan kerja, perkembangan usaha masyarakat, peningkatan pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur.

"Pertumbuhan ekonomi dan investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pembukaan lapangan kerja, perkembangan usaha masyarakat, peningkatan pelayanan publik, maupun pembangunan infrastruktur," katanya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top