PLN Batam Jamin Pasokan Listrik untuk Industri Data Center, Kebut Energi Hijau Bertahap

Penulis: Teuku Fahreza  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:43:32 WIB
Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo berbicara pada Data Centre World Asia di Singapura.

PT PLN Batam memastikan kesiapan sistem kelistrikan guna mendukung pertumbuhan industri data center dan ekonomi digital di Batam, Kepulauan Riau. Komitmen itu disampaikan Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo dalam kegiatan Data Centre World Asia yang menjadi rangkaian Tech Week Singapore 2026 di Singapura. Perusahaan menempuh dua jalur sekaligus: memperkuat keandalan pasokan dan memperluas pemanfaatan energi terbarukan.

BATAM — PT PLN Batam menegaskan kesiapan sistem kelistrikan untuk menopang industri data center yang tumbuh positif di Batam. Pengembangan kapasitas pembangkitan dilakukan bertahap, mengikuti pertumbuhan permintaan listrik di masa depan.

Kesiapan itu disampaikan pada Data Centre World Asia, bagian dari rangkaian Tech Week Singapore 2026 yang digelar di Singapura. Forum tersebut menjadi ajang PLN Batam memperkenalkan potensi Batam kepada komunitas bisnis dan teknologi global.

Batam Kian Dilirik Investor Global Data Center

Menurut Kwin Fo, perkembangan industri data center telah menempatkan Batam pada radar investasi global. Kedekatan geografis dengan Singapura, dukungan infrastruktur, serta ekosistem investasi yang terus berkembang menjadi sejumlah faktor penguatnya.

"Ketika berbicara mengenai pengembangan data center di Indonesia, Batam semakin dikenal oleh investor global. Kedekatannya dengan Singapura dan posisinya sebagai bagian dari kawasan perdagangan bebas memberikan nilai tambah yang sangat menarik bagi investor, khususnya di sektor teknologi dan AI," kata Kwin Fo.

Ia menilai status Batam sebagai kawasan perdagangan bebas menjadi keunggulan tersendiri. Dukungan Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memberikan kemudahan dan kecepatan proses perizinan disebutnya sebagai salah satu faktor penting yang membuat Batam semakin menarik bagi investor teknologi dan data center.

Listrik Andal dan Hijau Disiapkan Bersamaan

PLN Batam tidak hanya menyoroti volume pasokan. Kwin Fo menyatakan pertumbuhan data center menuntut listrik dalam jumlah besar sekaligus listrik yang semakin hijau.

"Pertumbuhan data center tidak hanya membutuhkan listrik dalam jumlah besar, tetapi juga membutuhkan listrik yang semakin hijau. Karena itu, PLN Batam mempersiapkan keduanya secara bersamaan: keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung agenda keberlanjutan," ujarnya.

Pengembangan energi terbarukan akan diperluas secara bertahap. Langkah itu menyertai pengembangan kapasitas pembangkitan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam.

Komitmen Pasokan Kompetitif dan Berkelanjutan

Kwin Fo menegaskan komitmen perusahaan terhadap ketersediaan listrik yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan. Komitmen itu diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri data center di Batam.

"PLN Batam berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri data center dengan memastikan ketersediaan listrik yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Kwin Fo dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat.

Partisipasi dalam Data Centre World Asia menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan komunitas bisnis dan teknologi global. Batam diposisikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dan industri data center di kawasan Asia.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top