KARIMUN — Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Karimun periode 2026–2029 memasuki tahap akhir sebelum resmi bertugas. Kepengurusan yang melibatkan 38 nama dari berbagai institusi itu akan dilantik di Kantor Bupati Karimun, dengan prosesi pelantikan direncanakan dipimpin langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.
Ferry Kurniawan, S.H, yang kesehariannya menjabat sebagai Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, dipercaya mengisi posisi Ketua Pengurus. Kehadiran forum ini diharapkan mampu mengubah paradigma TJSP yang kerap dipandang sekadar kegiatan sosial perusahaan menjadi instrumen strategis pembangunan daerah.
Daftar kepengurusan yang diterima redaksi menunjukkan keterlibatan hampir seluruh sektor usaha strategis di Karimun. Dari sisi industri, nama-nama seperti PT Karimun Granite, PT Timah Tbk, PT Karimun Marine Shipyard, hingga PT Saipem Indonesia Karimun Yard tercatat sebagai bagian dari forum.
Sektor jasa dan pelabuhan juga tak ketinggalan, dengan kehadiran PT Multi Ocean Shipyard, PT Oil Terminal Karimun, dan PT Pelabuhan Karimun Perseroda. Sementara dari industri galangan kapal, PT Karimun Marine Shipyard dan PT Multi Ocean Shipyard mewakili salah satu sektor unggulan kabupaten ini.
Unsur finansial diisi oleh perwakilan Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Riau Kepri Syariah, serta BPR Tuah Karimun. Sedangkan dari sisi akademisi, hadir perwakilan Universitas Karimun, STIE Cakrawala Karimun, dan STIT Mumtaz.
Karimun memiliki lanskap industri yang beragam, mulai dari pertambangan granit, galangan kapal, hingga kawasan logistik. Potensi kontribusi dunia usaha dinilai bisa menjadi kekuatan tambahan dalam mempercepat pembangunan jika dikelola melalui koordinasi yang baik.
Komposisi pengurus yang lintas sektor ini memperlihatkan arah baru pelaksanaan TJSP di Karimun. Forum tidak lagi bertumpu pada perusahaan sebagai pemberi kontribusi semata, melainkan membutuhkan dukungan pengetahuan, perencanaan, pembiayaan, hingga pengawasan dari berbagai pemangku kepentingan.
Dengan kepengurusan baru ini, Forum Pelaksana TJSP ditargetkan membangun pola koordinasi yang lebih sistematis dalam menyelaraskan program sosial perusahaan dengan kebutuhan masyarakat. Pelantikan tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan periode 2026–2029 untuk membangun tata kelola yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan.
Forum ini diharapkan tidak sekadar menghimpun kontribusi perusahaan, tetapi juga memastikan setiap program sosial memiliki nilai manfaat yang jelas dan menyentuh kebutuhan warga Karimun secara langsung.