Review Moto G45 5G: Senjata Motorola Comeback ke Indonesia, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 09:46:01 WIB
Motorola resmi kembali ke pasar Indonesia dengan menghadirkan Moto G45 5G di segmen entry-level hingga mid-range.

KEPULAUAN RIAU — Motorola bukan pemain baru di industri ponsel, tapi kehadirannya di Indonesia sempat hilang cukup lama. Kini mereka comeback dengan Moto G45 5G, sebuah ponsel yang langsung ditempatkan di segmen entry-level hingga mid-range—lautan merah yang selama ini dikuasai oleh brand-brand asal China. Kami menelisik spesifikasi dan melihat bagaimana posisi ponsel ini di pasar yang sudah sangat padat.

Snapdragon 6s Gen 3: Performa Kencang di Atas Kertas, Tapi Ada Catatan

Jantung dari Moto G45 5G adalah chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 3 dengan fabrikasi 6 nm. Ini adalah nilai jual utama ponsel ini. Dibandingkan pesaing sekelasnya yang masih banyak memakai chipset lawas, kehadiran chipset ini memberikan keunggulan dalam hal efisiensi daya dan performa multitasking.

Dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB, ponsel ini terasa sangat mumpuni untuk penggunaan harian. Buka banyak aplikasi, berpindah-pindah antara media sosial dan chatting, semuanya terasa ringan. Untuk produktivitas ringan seperti mengedit dokumen atau video pendek, kapasitas ini jelas lebih dari cukup.

Namun, perlu diingat bahwa chipset ini bukanlah kelas flagship. Untuk gaming berat dengan grafis maksimal, jangan berharap terlalu tinggi. Ponsel ini lebih cocok untuk game populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di setting menengah.

Layar 120Hz yang Halus, Tapi Resolusinya Masih HD+

Motorola menyematkan panel IPS LCD 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz adaptif pada Moto G45 5G. Untuk urusan scrolling dan animasi, sensasi mulusnya terasa jelas. Ini poin plus yang jarang ditemui di harga segini.

Sayangnya, resolusinya masih HD+ (720p), bukan Full HD+. Buat kamu yang sudah terbiasa dengan layar tajam, perbedaan ini akan terlihat, terutama saat menonton video atau membaca teks kecil. Ini adalah kompromi yang cukup disayangkan, mengingat layar adalah komponen yang paling sering kamu lihat.

Untungnya, panel ini dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3 untuk ketahanan terhadap goresan. Jadi, kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan baret halus di layar.

Desain dan Fitur: Kesan Pertama yang Solid

Dari sisi desain, Moto G45 5G terlihat modern dan kokoh. Meskipun bahan yang digunakan masih polikarbonat, konstruksinya terasa solid di tangan. Posisi tombol dan sensor sidik jari mudah dijangkau, membuat pengoperasian sehari-hari nyaman.

Motorola juga menyematkan beberapa fitur yang menjadi ciri khas mereka, seperti gestur cepat untuk membuka kamera dan senter. Hal-hal kecil seperti ini yang membuat pengalaman pakai terasa lebih personal dan efisien. Sayangnya, bahan artikel tidak menyebutkan detail kamera, baterai, maupun kelengkapan pengisian daya, jadi kami belum bisa mengulas lebih dalam aspek-aspek tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Moto G45 5G

Berdasarkan data yang tersedia, berikut ringkasan poin penting yang perlu kamu pertimbangkan:

  • Kelebihan: Chipset Snapdragon 6s Gen 3 yang efisien dan jarang ada di kelasnya.
  • Kelebihan: RAM 8GB dan storage 256GB yang lega untuk multitasking dan menyimpan file.
  • Kelebihan: Layar 120Hz membuat pengalaman scrolling terasa sangat mulus.
  • Kekurangan: Resolusi layar masih HD+, kurang tajam untuk konten multimedia.
  • Kekurangan: Tidak disebutkannya detail kamera dan baterai membuat nilai jual utamanya hanya bergantung pada performa chipset.

Verdict: Untuk Siapa Ponsel Ini?

Moto G45 5G adalah ponsel yang menarik untuk kembali ke pasar Indonesia. Ia menawarkan performa chipset yang sangat kompetitif di harga Rp 2 jutaan, menjadikannya pilihan tepat bagi kamu yang mengutamakan kelancaran multitasking dan efisiensi daya di atas segalanya.

Namun, jika kamu adalah tipe pengguna yang sangat peduli dengan kualitas layar untuk menonton film atau bermain game, resolusi HD+ bisa menjadi batu sandungan. Ponsel ini kurang cocok untuk kamu yang menginginkan pengalaman multimedia yang imersif. Pilihan terbaikmu akan kembali pada prioritas: performa chipset atau kualitas layar.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top